Saturday , January 6 2018
Home / Artikel Bisnis / Pertimbangan Memilih Usaha Sendiri atau Jadi Karyawan

Pertimbangan Memilih Usaha Sendiri atau Jadi Karyawan

Pertimbangan Memilih Usaha Sendiri atau Jadi Karyawan

WENDYPERDANA.COM Setiap orang pasti membutuhkan pekerjaan yang menghasilkan uang. Ada yang memilih bekerja secara mandiri (wirausaha), ada pula yang merasa lebih cocok mengabdi di perusahaan di bawah komando orang lain. Pada dasarnya, selama pendapatan itu halal, usaha sendiri atau jadi karyawan sama-sama baik untuk dijalankan. Tinggal bagaimana kenyamanan masing-masing ingin bekerja di mana dan menjadi apa.

Bingung menentukan usaha sendiri atau jadi karyawan cukup sering terjadi pada setiap orang yang bekerja. Bahkan seorang karyawan yang mendapat posisi strategis di sebuah perusahaan, bisa saja berkeinginan ‘banting setir’ menjadi wirausaha. Agar tidak keliru dalam mengambil keputusan, alangkah baiknya mengetahui terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan antara keduanya.

  1. Wirausaha Bekerja di Luar Instruksi Orang Lain, Karyawan Sebaliknya.

Pertimbangan Memilih Usaha Sendiri atau Jadi Karyawan

Berwirausaha berarti memimpin diri untuk melakukan sebuah usaha berdasarkan keputusan dan risiko yang ditanggung sendiri. Tidak ada bos. Bosnya adalah Anda sendiri. Anda yang menyetir usaha menuju ke arah yang baik. Menyenangkan memang, terutama bagi Anda yang berkarakter keras dan tidak suka diperintah-perintah atasan. Sedangkan karyawan bertindak berdasarkan instruksi.

Kreativitas jadi terhambat karena hampir sebagian besar mengikuti kemauan atasan. Namun, kadang-kadang ini menguntungkan karena tinggal mengikuti sistem yang sudah ada. Ibarat menuju sebuah tempat berbekal peta yang sangat jelas.

  1. Wirausaha Menanggung Risiko Segalanya Sendiri, Karyawan Tidak.

Usaha Sendiri atau Jadi Karyawan

Wirusahawan dituntut memiliki mental baja dalam menghadapi risiko. Rugi adalah hantu yang paling menakutkan bagi seorang wirusahawan. Sebab, ia yang akan menanggungnya seorang diri. Modal bisa jadi tidak kembali, bahkan kemungkinan terburuk terlilit utang. Tetapi, saat meraup keuntungan, ia dapat menikmatinya sendiri juga. Sedangkan di perusahaan, untung dan rugi dirasakan bersama.

  1. Wirausaha Tidak Mempunyai Penghasilan Pasti, Penghasilan Karyawan Terukur.

Gelombang pasang surut dalam kegiatan usaha adalah sesuatu yang wajar. Persaingan di dunia usaha lebih ketat dan luas ketimbang di kantoran. Karena itu penghasilan yang diperoleh wirausahawan bersifat fluktuatif. Bahkan di awal-awal umumnya cenderung ‘menyedihkan’.

Namun memelihara etos kerja yang baik, akan mengantarkan wirausahawan ke gerbang kesuksesan tanpa batas. Berbeda dengan karyawan yang mendapat gaji bulanan. Penghasilan mereka terukur berdasarkan aturan pemerintah (UMR), pangkat, dan loyalitas.

  1. Prospek Masa Wirausaha Sulit Diramal, Karyawan Memiliki Gambaran Masa Depan.

Berwirausaha berarti siap berspekulasi dengan segala kemungkinan. Itu mengapa bayangan masa depan seorang wirausahawan pemula, agak sulit diramalkan. Terkadang, bekerja keras saja pun tidak cukup. Ada faktor ‘X’ yang harus bisa dibaca oleh seorang wirausahawan agar tak terkalahkan dari pesaing. Sedangkan masa depan seorang karyawan lebih mudap diprediksi. Andai dia bekerja sesuai SOP, loyal terhadap perusahaan, dan mampu beradaptasi dengan baik saja, maka rewardnya berupa kenaikan gaji, asuransi, kendaraan dinas, bonus, dan sebagainya.

Itulah beberapa gambaran kelebihan dan kekurangan usaha sendiri atau jadi karyawan. Pikirkan matang-matang sebelum mengambil keputusan. Sebab, sebuah keputusan dapat mengantarkan Anda pada kesuksesan atau justru kegagalan.

 

Facebook Comments
BANNER FREE MEMBER

About wendyperdana

Check Also

Cara Mendapatkan Uang dengan Bisnis Internet yang Mudah dan Cepat

Cara Mendapatkan Uang dengan Bisnis Internet yang Mudah dan Cepat WENDYPERDANA.COM Apakah cara mendapatkan uang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *